Pesta Jajan Gagal Total 17 July 2006
Posted by alwi in : info jajanan , trackbackMaksud hati mau pesta jajan di Festival Jajanan, tapi apa daya datang terlambat dan kehabisan makanan. Akhirnya beli jajanan ‘terpaksa’ yaitu nasi goreng dan teh botol. Pulang pun masih lapar, ah…
Festival Jajanan Jakarta yang berlangsung di Lapangan Banteng, dipadati pengunjung sejak siang hari dan –katanya– terpaksa buka lebih awal dari jadwal. Panitia sudah mempersiapkan acara ini secara lebih besar dan meriah dibanding acara tahun lalu. Lokasi yang dipilih lebih luas dan lebih mudah parkir bila dibanding acara tahun lalu. Jumlah stand jajanan lebih banyak, pengunjungnya mungkin 10 kali lebih banyak dibanding tahun lalu.
Jadi secara umum acara ini sukses dan lebih baik daripada tahun lalu. Kebetulan saya termasuk diantara sebagian kecil yang terpaksa pulang dengan kecewa karena gagal memenuhi keinginan untuk pesta jajanan.
Berawal satu hal ke yang lainnya, alhasil saya datang terlambat. Sekitar Lapangan Banteng macet total karena pengunjung yang membludak. Saat saya tiba, sebagian stand tidak melayani pembeli karena sudah habis atau harus mempersiapkan lagi untuk kembali berjualan. Akhirnya terjadi antrian sangat panjang di stand jajanan yang masih buka.
Tahun lalu, pembeli harus menukar kupon dulu sebelum jajan. Saya mencari-cari panitia untuk bertanya bagaimana cara jajan untuk tahun ini, tapi sayangnya waktu itu saya sulit menemukan panitia. Setelah beberapa menit mencari, akhirnya saya dapat info dari panitia bahwa kupon sudah habis, jadi pembeli bisa langsung jajan dengan membayar tunai.
Semua stand jajanan yang khas Jakarta sudah tutup sejak pukul 19.00. Menurut info dari salah satu pengelola stand jajanan, mereka telah mulai buka sejak pukul 15.00, satu jam lebih awal dari jadwal karena pengunjung sudah ramai dan menunggu.
Selain stand makanan khas Jakarta, jajanan didominasi aneka penjual ‘Nasi Gila’ dan Nasi Goreng. Stand jajanan dibangun mengelilingi lapangan dan di tengah lapangan dibuat beberapa baris meja makan. Menurut saya, jumlah stand masih kurang banyak, bahkan kalah banyak dibanding food-court di beberapa mall.
Sudah lah, Insya Allah tahun depan saya datang lagi dengan persiapan lebih oke dan jangan sampai terlambat lagi. Barangkali saya harus datang sebelum jadwal juga, atau nginep sehari sebelum pesta jajan dimulai.
Saran buat panitia tahun depan:
- lokasi indoor misal Istora Senayan, pengunjung makan di bangku stadion dan stand di tengah lapangan
- stand menerapkan sistem fast-food, pesan-bungkus-bayar sementara tempat masak dipisah
- panitia menyediakan bahan mentah, sehingga kalau stand kehabisan bahan maka bisa disediakan tambahan oleh panitia
- panitia menyiapkan dapur teknologi tinggi, misal alat masak yang besar dan bertekanan tinggi sehingga bisa menyiapkan sekarung nasi dalam waktu kurang dari 30 menit, juga kuah soto dan gulai bisa siap dalam 15 menit
- siapkan toilet yang beres –kemaren toilet gak beres banget–
- ambulans, mobil pemadam kebakaran, polisi dan PANITIA juga siap di tempat


Comments»
Hydrocodone….
Hydrocodone….