jump to navigation

SBY Akan Seriusi Bahasa Arab 3 May 2006

Posted by alwi in : varya , trackback

Sumber - http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/05/tgl/03/time/101219/idnews/587173/idkanal/10

Amman - Keseriusan Presiden SBY mengetuk pintu kawasan Timur Tengah tidak main-main. Bahkan SBY pun berniat belajar bahasa Arab. Dalam sebuah kesempatan di Abu Dhabi, SBY pun menyempatkan membeli kaset pelajaran bahasa Arab.

“Saya akan usahakan belajar bahasa Arab dalam 3 tahun,” kata SBY. “Syukur-syukur bisa lebih cepat lagi,” kata SBY dalam jumpa pers di Hotel Emirates, Abu Dhabi, Selasa (2/5/2006) sebelum bertolak menuju Amman, Yordania.

Jumpa pers yang diikuti wartawan detikcom Budiono Darsono berlangsung dalam suasana yang santai dan menyegarkan. “Saya akan berusaha belajar bahasa Arab dalam 3 tahun. Bukan tidak 3 bulan lho ya,” kata SBY dengan senyum mengambang.

Ketika berada di Doha, Qatar, sesaat menjelang bertemu dengan Ketua Ulama Uni Eropa Prof Yusuf Qardhawi di Hotel Sheraton SBY sempat meminta Alwi Shihab untuk membantunya belajar bahasa Arab. Sepintas Alwi nampak kaget dengan keinginan SBY. Namun toh Alwi pun menganggukkan kepala, mengiyakan dengan tersenyum.

Mengapa SBY berniat belajar bahasa Arab? “Bahasa itu alat komunikasi. Kalau kemampuan saya berbahasa Arab bagus, saya akan bisa melakukan komunikasi yang intens dengan para pemimpin Arab,” kata SBY. “Insya Allah saya bisa fasih,” imbuh SBY.

SBY pun kemudian juga menyarankan agar warga Indonesia, di samping terus memperbaiki penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, juga mendalami bahasa Inggris dan Arab. “Kalau melihat peluang pasar, kedua bahasa itu akan sangat mendukung,” kata SBY.

Di Timur Tengah, tenaga kerja Indonesia sudah mencapai 2 juta orang. Dalam 10-15 tahun ke depan, permintaan tenaga kerja Indonsia ke Timur Tengah akan berkembang. “Katakanlah angka itu naik menjadi 4-5 juta tenaga kerja Indonesia yang akan masuk ke Timur Tengah,” kata SBY.

Jelas itu merupakan peluang besar. Tenaga Kerja Indonesia bisa mengisi posisi menjadi guru, perawat, tenaga profesional di bidang perminyakan, dan lain lain. “Kalau tenaga kerja kita dibekali kemampuan bahasa Inggris dan Arab, maka kita akan memiliki daya saing yang kuat,” tandas SBY.

“Jadi saya anjurkan untuk belajar bahasa Inggris dan bahasa Arab. Kedua bahasa itu sudah menjadi bahasa internasional. Belajar kedua bahasa itu sekaligus merupakan orientasi pasar,” kata SBY. Meski begitu SBY tetap menilai baik untuk yang berkeinginan belajar bahasa asing di luar bahasa Inggris dan Arab.

Feedback

Mohon beri saya feedback tentang artikel ini
Saya akan sangat berbahagia bila anda mau memberikan Feedback kepada saya. Anda akan sangat membantu saya memperbaiki diri. Jawaban anda tidak akan ditayangkan di website, hanya untuk keperluan pribadi saya.
1. Bagaimana anda menemukan artikel ini?
Saya mencari topik ini Diberitahu teman Saya kesasar
2. Bagaimana pendapat anda tentang artikel ini?
Bagus Jelek Biasa saja
3. Apakah artikel ini bermanfaat?
Ya Tidak bermanfaat Artikel ini tidak relevan
atau saya tidak sependapat
4. Bila anda datang bukan untuk topik ini, apakah yang sebenarnya sedang anda ingin ketahui?
5. Menurut anda, apakah yang seharusnya saya tulis?
Apakan anda memiliki pesan atau komentar lain?
» Yang anda tulis di sini tidak akan ditayangkan, silakan gunakan form di bawah bila anda ingin komentar anda ditayangkan di website ini.
Nama Anda (penting)
Email Anda (penting)
Terima kasih atas feedback anda
 

Comments»

no comments yet - be the first?